Minggu, 05 Mei 2019
Pergaulan Bebas dan Pacaran Tersembunyi
6/151 Katakanlah: ”Mari aku analisakan apa yang Tuhanmu haramkan atasmu, bahwa kamu tidak boleh menserikatkan dengan-NYA sesuatupun. Hendaklah berbuat baik pada ibu bapak, jangan bunuh anak-anakmu karena takut banyak anak. Kami yang memberimu rezki dan kepada mereka. Jangan dekati kekejian yang dzahir daripadanya (pergaulan bebas) dan yang bathin (pacaran tersembunyi). Dan jangan membunuh diri yang Allah haramkan (diri sendiri maupun orang lain), kecuali yang hak (logis/benar) (misalnya Qisos). Itulah yang DIA wasiatkan padamu semoga kamu memikirkan. (2/205, 4/15, 4/16, 4/93, 5/45, 5/87, 6/140, 6/151, 16/55, 17/31, 17/33, 5/45, 2/178).
Sabtu, 04 Mei 2019
Sholat Idul Fitri
4/103 Ketika kamu telah melaksanakan Shalat, maka ingatlah Allah ketika berdiri dan duduk dan waktu berbaring. *Dan ketika kamu merasa aman, dirikanlah Shalat*, bahwa Shalat adalah ketetapan yang ditentukan waktunya atas orang-orang Mukmin. (3/191,17/78, 33/21, 33/41, 62/10, 73/20, 4/142, 9/24).
2/239 Maka jika kamu merasa cemas hendaklah berlaki-laki atau berkendaraan. Jika kamu *merasa aman maka ingatlah Allah* sebagaimana yang diajarkan kamu apa-apa yang belum kamu ketahui. (2/43, 4/102, 4/103, 22/27, 33/21, 60/4, 20/14).
30/17 *Maha Suci Allah* di *waktu petang* dan di *waktu subuh.* (3/190, 3/191, 39/63, 57/5, 39/53, 15/49).
7/97 *Apakah* penduduk Negri itu *merasa aman*, ketika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami sedang mereka sedang tidur?. (6/47, 6/48, 6/65, 16/26, 8/33, 11/117, 6/131).
7/98 Atau *merasa amankah* penduduk suatu Negri, jika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami pada *waktu dhuha (Matahari naik)* sedang mereka bermain-main?. (6/65, 16/26, 7/4, 17/15, 29/59).
*(kajian CD3 - Romadhon : bagian akhir)*
5/114 Berkata Isa putra Maryam: "Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah atas kami hidangan dari angkasa, agar jadi *IED (pesta = lebaran)* bagi kami untuk orang-orang awal kami dan orang-orang akhir kami sebagai Ayat (pertanda) dari Engkau. Berilah kami, dan Engkau pemberi yang baik". (3/37, 56/49, 77/38, 13/26, 16/71, 29/62, 39/52).
6/79 Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku untuk yang *menyusun* Samawat dan Bumi ini sesempurnanya. Tidaklah aku termasuk orang-orang musyrik. (2/128, 2/132, 3/95, 6/14, 6/161, 6/162, 16/123, 22/78, 2/130, 2/124, 60/4).
(fatoro = menyusun)
30/30 Dirikanlah wajahmu untuk Diin (Agama) itu sesempurnanya. (Diin itu) *fitrah (susunan)* Allah yang memfitrahkan (menyusun) manusia atasnya. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah Diin yang kokoh (tegak), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (3/19, 3/85, 10/105, 33/62, 48/23, 98/5, 21/24, 7/3).
(fitrah =susunan)
36/22 Dan tidaklah bagiku untuk tidak menyembah (mengabdi) yang *menyusun* diriku, dan kepada-NYA kamu akan dikembalikan. (21/56, 6/79, 30/30, 51/56, 2/28).
21/56 Ibrahim berkata: "Bahkan Tuhanmu adalah Tuhan Samawat dan Bumi yang *menyusun* semuanya, dan aku atas yang demikian itu sebagai penyaksi (pemberi bukti)". (6/75, 6/79, 19/43, 29/26, 37/99).
11/51 Wahai kaumku, tidaklah aku meminta upah padamu, bahwa upahku melainkan atas yang *menyusun* aku, tidakkah kamu berpikir?. (7/67, 26/109, 26/127, 26/145, 26/164, 26/180, 10/72).
(setelah Ramadhan : kembali ke susunan awal yang baik)
(khutbah Idul Fitri berisi evaluasi selama Puasa Romadhon)
2/239 Maka jika kamu merasa cemas hendaklah berlaki-laki atau berkendaraan. Jika kamu *merasa aman maka ingatlah Allah* sebagaimana yang diajarkan kamu apa-apa yang belum kamu ketahui. (2/43, 4/102, 4/103, 22/27, 33/21, 60/4, 20/14).
30/17 *Maha Suci Allah* di *waktu petang* dan di *waktu subuh.* (3/190, 3/191, 39/63, 57/5, 39/53, 15/49).
7/97 *Apakah* penduduk Negri itu *merasa aman*, ketika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami sedang mereka sedang tidur?. (6/47, 6/48, 6/65, 16/26, 8/33, 11/117, 6/131).
7/98 Atau *merasa amankah* penduduk suatu Negri, jika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami pada *waktu dhuha (Matahari naik)* sedang mereka bermain-main?. (6/65, 16/26, 7/4, 17/15, 29/59).
*(kajian CD3 - Romadhon : bagian akhir)*
5/114 Berkata Isa putra Maryam: "Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah atas kami hidangan dari angkasa, agar jadi *IED (pesta = lebaran)* bagi kami untuk orang-orang awal kami dan orang-orang akhir kami sebagai Ayat (pertanda) dari Engkau. Berilah kami, dan Engkau pemberi yang baik". (3/37, 56/49, 77/38, 13/26, 16/71, 29/62, 39/52).
6/79 Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku untuk yang *menyusun* Samawat dan Bumi ini sesempurnanya. Tidaklah aku termasuk orang-orang musyrik. (2/128, 2/132, 3/95, 6/14, 6/161, 6/162, 16/123, 22/78, 2/130, 2/124, 60/4).
(fatoro = menyusun)
30/30 Dirikanlah wajahmu untuk Diin (Agama) itu sesempurnanya. (Diin itu) *fitrah (susunan)* Allah yang memfitrahkan (menyusun) manusia atasnya. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. Itulah Diin yang kokoh (tegak), tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (3/19, 3/85, 10/105, 33/62, 48/23, 98/5, 21/24, 7/3).
(fitrah =susunan)
36/22 Dan tidaklah bagiku untuk tidak menyembah (mengabdi) yang *menyusun* diriku, dan kepada-NYA kamu akan dikembalikan. (21/56, 6/79, 30/30, 51/56, 2/28).
21/56 Ibrahim berkata: "Bahkan Tuhanmu adalah Tuhan Samawat dan Bumi yang *menyusun* semuanya, dan aku atas yang demikian itu sebagai penyaksi (pemberi bukti)". (6/75, 6/79, 19/43, 29/26, 37/99).
11/51 Wahai kaumku, tidaklah aku meminta upah padamu, bahwa upahku melainkan atas yang *menyusun* aku, tidakkah kamu berpikir?. (7/67, 26/109, 26/127, 26/145, 26/164, 26/180, 10/72).
(setelah Ramadhan : kembali ke susunan awal yang baik)
(khutbah Idul Fitri berisi evaluasi selama Puasa Romadhon)
Menyembunyikan Kebenaran
2/159 Orang-orang yang menyembunyikan apa yang DIA turunkan dari keterangan dan petunjuk sesudah apa yang Kami terangkan pada manusia dalam Kitab, itulah yang Allah melaknati mereka dan melaknat orang-orang yang melaknat. (2/174, 3/138, 3/112, 5/67, 6/20, 16/89).
Hubungan antara Perintah Sholat dengan Transisi (Pergantian Ruas) Waktu dalam Satu Putaran Bumi
*1. Tengah Hari, Matahari mulai Condong (==>sholat dhuhur)*
*2. Sore, Matahari ke barat mulai Turun (==>sholat Ashar)*
*3. Permulaan Malam, menuju Waktu malam (==>sholat Magrib)*
*4. Awal dan menuju Gelap Malam (==>sholat Isya')*
*5. Malam yg Panjang(sunyi-senyap) menuju Pagi(waktu Subuh dan Dhuha) (==> sholat Fajar)*
*Peristiwa-peristiwa penting di waktu Subuh*
11/81 Mereka (para utusan): ”Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah Rasul-Rasul Tuhanmu. Mereka tidak akan sampai kepadamu, berjalanlah dengan keluargamu pada bahagian malam. Dan jangan ada yang tertinggal seorangpun dari kamu, kecuali istrimu, bahwa musibahnya akan ditimpakan mereka. Sesungguhnya yang dijanjikan mereka itu waktu Subuh, bukanlah Subuh itu sudah dekat?”. (26/189, 54/33, 54/34, 54/38, 15/58, 15/59, 15/60, 66/10).
15/66 Dan Kami laksanakan atasnya perintah itu bahwa rentetan orang-orang itu terputus di waktu Subuh. (11/82, 37/135, 37/136, 37/137, 7/97, 7/98).
15/83 Lalu mengambil mereka tiupan keras di waktu Subuh. (11/83, 15/66, 7/97, 7/98, 11/95).
37/137 Sesungguhnya kamu berlalu atas mereka di waktu subuh. (11/81, 7/84, 15/65, 15/66, 15/73, 15/74).
68/17 Bahwa akan Kami uji mereka sebagaimana Kami uji kelompok (kawanan) jannah (kebun) ketika menentukan akan menyabitnya diwaktu subuh. (15/66, 11/82, 7/97, 7/98).
68/21 Lalu mereka saling berteriakan di waktu subuh. (3/54, 68/17, 7/133).
74/34 Demi Subuh ketika berbeban (Matahari). (10/5, 39/5, 71/16, 78/13).
100/3 Demi yang mengobah waktu Subuh (dia bergerak dari selatan atau utara). (25/25, 33/63, 37/2, 7/187).
100/11 Bahwa Tuhan mereka Hari itu akan mengabarkan pada mereka. (75/13, 17/14, 83/9, 83/20).( Catatan: Dalam Surat/Ayat: 100/1 dinyatakan bahwa Shuur itu sering datang, maka mestilah sekarang ini dia sudah ada, kita tinggal mencari pasti akan diketemukan. Lalu dikatakan bahwa dia memperlihatkan sinar cemerlang, berarti dia memantulkan cahaya yang sangat cemerlang. Kemudian dikatakan bahwa dia yang mengobah waktu Subuh. Kita tahu bahwa waktu Subuh itu karena Matahari terbit dari arah timur, maka Shuur itu tentulah berjalan bukan dari timur, tetapi dari selatan atau utara. Dengan demikian dia berjalan sangat cepat dan melawan peredaran alam semesta itu, maka dia pastilah “non partikel” yang senantiasa meninggalkan partikel. Walaupun dia non partikel, tetapi karena unsure yang ada pada diri Shuur itu juga ada pada setiap bintang, maka ketika melewati bintang-bintang itu, akan menyatu dengan unsure yang sama pada bintang itu, akibatnya bintang-bintang itu tetap akan terbawa yang istilahnya terseret oleh Shuur. Namun demikian karena Shuur itu sangat besar luar biasa, maka semua bintang dan juga Matahari kita yang terseret dan di ikuti oleh semua planet yang mengitari, dianggap seperti debu saja kalau dibandingkan dengan Shuur iitu. Karena itu dikatakan yang mengikut padanya (Shuur itu) seolah debu kecil bila di-banding dengan Shuur itu. Semua bintang-bintang dan termasuk Tatasurya kita akan berpusat pada satu kesatuan dengan Shuur yang menyeretnya. Oleh karena jumlah Shuur itu ada delapan (69/17), maka semua bintang-bintang itu nantinya akan berpusat menjadi delapan rombongan Shuur yang menyeretnya. Karena itu Surat Al Aadiyat (100) Ayat 1 s.d 5 itu menggambarkan Shuur yang jumlahnya delapan itu, sekarang ini sudah sering datang, dengan membawa pantulan sinar cemerlang, yang ditugaskan untuk mengobrak-abrik semua bintang di- angkasa itu dan termasuk Tatasurya kita dan Bumi yang kita tempati ini. Setelah diperhatikan, maka Shuur yang sesuai dengan informasi Ayat-Ayat tersebut adalah yang sering kita lihat sebagai: ”COMET” yang juga membawa pantulan sinar cemerlang yang sering datang kepada kita. Itulah yang nantinya akan bertugas pada Hari yang biasa kita kenal dengan “Yaumus Sa’ah” atau “Hari Kehancuran Total”).
*Peristiwa-peristiwa penting di waktu Dhuha*
7/98 Atau merasa amankah penduduk suatu Negri, jika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami pada waktu dhuha (Matahari naik) sedang mereka bermain-main?. (6/65, 16/26, 7/4, 17/15, 29/59).
20/59 Berkata (Musa): "Janjimu pada Hari keramaian dan manusia di kumpulkan waktu dhuha (Matahari naik dipagi hari)”. (7/112, 26/37, 43/47).
*2. Sore, Matahari ke barat mulai Turun (==>sholat Ashar)*
*3. Permulaan Malam, menuju Waktu malam (==>sholat Magrib)*
*4. Awal dan menuju Gelap Malam (==>sholat Isya')*
*5. Malam yg Panjang(sunyi-senyap) menuju Pagi(waktu Subuh dan Dhuha) (==> sholat Fajar)*
*Peristiwa-peristiwa penting di waktu Subuh*
11/81 Mereka (para utusan): ”Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah Rasul-Rasul Tuhanmu. Mereka tidak akan sampai kepadamu, berjalanlah dengan keluargamu pada bahagian malam. Dan jangan ada yang tertinggal seorangpun dari kamu, kecuali istrimu, bahwa musibahnya akan ditimpakan mereka. Sesungguhnya yang dijanjikan mereka itu waktu Subuh, bukanlah Subuh itu sudah dekat?”. (26/189, 54/33, 54/34, 54/38, 15/58, 15/59, 15/60, 66/10).
15/66 Dan Kami laksanakan atasnya perintah itu bahwa rentetan orang-orang itu terputus di waktu Subuh. (11/82, 37/135, 37/136, 37/137, 7/97, 7/98).
15/83 Lalu mengambil mereka tiupan keras di waktu Subuh. (11/83, 15/66, 7/97, 7/98, 11/95).
37/137 Sesungguhnya kamu berlalu atas mereka di waktu subuh. (11/81, 7/84, 15/65, 15/66, 15/73, 15/74).
68/17 Bahwa akan Kami uji mereka sebagaimana Kami uji kelompok (kawanan) jannah (kebun) ketika menentukan akan menyabitnya diwaktu subuh. (15/66, 11/82, 7/97, 7/98).
68/21 Lalu mereka saling berteriakan di waktu subuh. (3/54, 68/17, 7/133).
74/34 Demi Subuh ketika berbeban (Matahari). (10/5, 39/5, 71/16, 78/13).
100/3 Demi yang mengobah waktu Subuh (dia bergerak dari selatan atau utara). (25/25, 33/63, 37/2, 7/187).
100/11 Bahwa Tuhan mereka Hari itu akan mengabarkan pada mereka. (75/13, 17/14, 83/9, 83/20).( Catatan: Dalam Surat/Ayat: 100/1 dinyatakan bahwa Shuur itu sering datang, maka mestilah sekarang ini dia sudah ada, kita tinggal mencari pasti akan diketemukan. Lalu dikatakan bahwa dia memperlihatkan sinar cemerlang, berarti dia memantulkan cahaya yang sangat cemerlang. Kemudian dikatakan bahwa dia yang mengobah waktu Subuh. Kita tahu bahwa waktu Subuh itu karena Matahari terbit dari arah timur, maka Shuur itu tentulah berjalan bukan dari timur, tetapi dari selatan atau utara. Dengan demikian dia berjalan sangat cepat dan melawan peredaran alam semesta itu, maka dia pastilah “non partikel” yang senantiasa meninggalkan partikel. Walaupun dia non partikel, tetapi karena unsure yang ada pada diri Shuur itu juga ada pada setiap bintang, maka ketika melewati bintang-bintang itu, akan menyatu dengan unsure yang sama pada bintang itu, akibatnya bintang-bintang itu tetap akan terbawa yang istilahnya terseret oleh Shuur. Namun demikian karena Shuur itu sangat besar luar biasa, maka semua bintang dan juga Matahari kita yang terseret dan di ikuti oleh semua planet yang mengitari, dianggap seperti debu saja kalau dibandingkan dengan Shuur iitu. Karena itu dikatakan yang mengikut padanya (Shuur itu) seolah debu kecil bila di-banding dengan Shuur itu. Semua bintang-bintang dan termasuk Tatasurya kita akan berpusat pada satu kesatuan dengan Shuur yang menyeretnya. Oleh karena jumlah Shuur itu ada delapan (69/17), maka semua bintang-bintang itu nantinya akan berpusat menjadi delapan rombongan Shuur yang menyeretnya. Karena itu Surat Al Aadiyat (100) Ayat 1 s.d 5 itu menggambarkan Shuur yang jumlahnya delapan itu, sekarang ini sudah sering datang, dengan membawa pantulan sinar cemerlang, yang ditugaskan untuk mengobrak-abrik semua bintang di- angkasa itu dan termasuk Tatasurya kita dan Bumi yang kita tempati ini. Setelah diperhatikan, maka Shuur yang sesuai dengan informasi Ayat-Ayat tersebut adalah yang sering kita lihat sebagai: ”COMET” yang juga membawa pantulan sinar cemerlang yang sering datang kepada kita. Itulah yang nantinya akan bertugas pada Hari yang biasa kita kenal dengan “Yaumus Sa’ah” atau “Hari Kehancuran Total”).
*Peristiwa-peristiwa penting di waktu Dhuha*
7/98 Atau merasa amankah penduduk suatu Negri, jika datang pada mereka kekuatan (siksaan) Kami pada waktu dhuha (Matahari naik) sedang mereka bermain-main?. (6/65, 16/26, 7/4, 17/15, 29/59).
20/59 Berkata (Musa): "Janjimu pada Hari keramaian dan manusia di kumpulkan waktu dhuha (Matahari naik dipagi hari)”. (7/112, 26/37, 43/47).
Perintah Sholat di Dua Tepi Siang
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada *dua ujung (tepi) siang* dan pada permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
(thoro fayii = 2 ujung)
3/127 Agar DIA putuskan *ujung* dari orang-orang kafir itu (kekuatannya) atau DIA celakakan mereka lalu mereka kembali kecewa. (2/191, 3/111, 9/13, 9/14, 9/29).
(thoro faa = ujung)
13/41 Tidakkah mereka perhatikan, bahwa Kami mendatangi Bumi ini menguranginya dari *ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya)* ? Dan Allah memberi Hukum, dan tiada akibat (pemberi resiko) bagi hukum-NYA dan DIA cepat dalam perhitungan. (16/48, 21/44, 36/37, 6/57, 27/80, 28/88, 3/19).
athroo fihaa = ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya) (berhubungan dengan lengkung)
20/130 Maka sabarlah (tabahlah) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit Matahari dan sebelum terbenamnya. Dan dari pertengahan malam, bertasbihlah. Begitu pula pada *ujung-ujung siang*, semoga engkau meridhoi. (4/103, 4/106, 13/13, 17/44, 110/3).
(athroo fa =ujung-ujung)
21/44 Bahkan Kami beri kelengkapan orang-orang itu (yang memperolok Rasul-Rasul) dan bapak-bapak mereka hingga panjang atas mereka umurnya. Tidakkah mereka perhatikan, bahwa Kami mendatangi Bumi, Kami kurangi dia (Bumi itu) dari *ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya)* (gerak zig-zag Bumi ke utara selatan semakin pendek, maka kutub utara selatan semakin meluas), apakah mereka yang menang? (3/14, 30/9, 34/45, 11/41, 13/41, 36/37).
(athroo fihaa = ujung-ujungnya/pinggir-pinggirnya) (pinggir-pinggir yang melengkung)
(thoro fayii = 2 ujung)
3/127 Agar DIA putuskan *ujung* dari orang-orang kafir itu (kekuatannya) atau DIA celakakan mereka lalu mereka kembali kecewa. (2/191, 3/111, 9/13, 9/14, 9/29).
(thoro faa = ujung)
13/41 Tidakkah mereka perhatikan, bahwa Kami mendatangi Bumi ini menguranginya dari *ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya)* ? Dan Allah memberi Hukum, dan tiada akibat (pemberi resiko) bagi hukum-NYA dan DIA cepat dalam perhitungan. (16/48, 21/44, 36/37, 6/57, 27/80, 28/88, 3/19).
athroo fihaa = ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya) (berhubungan dengan lengkung)
20/130 Maka sabarlah (tabahlah) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit Matahari dan sebelum terbenamnya. Dan dari pertengahan malam, bertasbihlah. Begitu pula pada *ujung-ujung siang*, semoga engkau meridhoi. (4/103, 4/106, 13/13, 17/44, 110/3).
(athroo fa =ujung-ujung)
21/44 Bahkan Kami beri kelengkapan orang-orang itu (yang memperolok Rasul-Rasul) dan bapak-bapak mereka hingga panjang atas mereka umurnya. Tidakkah mereka perhatikan, bahwa Kami mendatangi Bumi, Kami kurangi dia (Bumi itu) dari *ujung-ujungnya (pinggir-pinggirnya)* (gerak zig-zag Bumi ke utara selatan semakin pendek, maka kutub utara selatan semakin meluas), apakah mereka yang menang? (3/14, 30/9, 34/45, 11/41, 13/41, 36/37).
(athroo fihaa = ujung-ujungnya/pinggir-pinggirnya) (pinggir-pinggir yang melengkung)
Jumat, 03 Mei 2019
Pembagian Waktu di dalam Al-Qur'an
Nama Waktu:
*1. Permulaan Malam*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada dua ujung (tepi) siang dan pada *permulaan malam*. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
84/16 Maka AKU tidak bersumpah dengan *syafak (senja)*. (25/62, 39/5, 79/29).
( *permulaan* malam adalah sholat magrib, setelah itu baru waktu *malam* )
*2. Waktu Isyak*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum Shalat Fajar dan ketika kamu meletakkan pakaianmu di tengah hari, dan sesudah *Shalat Isya’*. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
(tiga waktu untuk suami istri)
*3. Malam Gelap*
84/17 Demi *malam dan yang DIA gelapkan*. (17/12, 74/33, 92/1).
2/238 Jagalah atas Shalat-Shalatmu dan *Shalat tengah* dan berdirilah untuk Allah selaku orang yang tekun(patuh). (2/153, 29/45, 17/78, 11/114, 4/103, 16/120, 66/12, 73/20).
73/1 Wahai orang-orang yang berselimut. (74/1, 73/7, 78/11, 25/47, 6/60).
73/2 Dirikanlah malam kecuali sedikit (yang melakukan). (74/2, 73/20, 39/9, 17/79).
73/3 *Setengahnya atau kurangi sedikit daripadanya*. (20/130, 76/25, 76/26).
73/4 Atau tambahkanlah atasnya, dan tartilkan AlQur’an itu dengan tartil (pahami secara berkesinambungan). (12/2, 41/3, 2/121, 38/29).
*5. Malam yang Sunyi/Malam yang Panjang*
93/2 Demi *malam ketika sunyi senyap*. (91/4, 92/1).
50/40 Dan dari malam hari, *bertasbihlah* pada-NYA *dan* sesudah *sujud*. (17/110, 34/46, 24/36).
76/26 Dan dari malam hari, maka sujudlah untuk-NYA, dan tasbihlah pada *malam yang panjang*. (39/9, 73/1, 73/2, 73/3, 20/130, 73/20).
(perintah sholat sebelum tahajjud)
17/79 Dan dari waktu malam bertahajudlah (ber-meditasi) pada-NYA, sebagai tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu membangkitkan kamu pada maqom (kebesaran) yang terpuji. (3/97, 79/40, 79/41, 15/99, 73/1, 73/2, 73/3, 112/1, 112/2, 21/72).
(perintah tahajjud)
*6. Fajar*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum *Shalat Fajar* dan ketika kamu meletakkan pakaianmu di tengah hari, dan sesudah Shalat Isya’. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
17/78 *Dirikanlah Shalat* waktu Matahari condong sampai kegelapan malam dan AlQur’an *waktu fajar*. Bahwa AlQur’an waktu fajar adalah dipersaksikan. (4/103, 19/55, 14/40, 11/114, 2/238, 24/36).
(perintah sholat fajar)
*7. Subuh*
74/34 Demi Subuh ketika *berbeban (Matahari)*. (10/5, 39/5, 71/16, 78/13).
74/35 Sesungguhnya dia (Matahari itu) satu-satunya yang besar. (6/78, 74/17, 67/5, 87/12).
30/17 Maha Suci Allah di waktu petang dan di waktu subuh. (3/190, 3/191, 39/63, 57/5, 39/53, 15/49).
81/18 Dan Subuh ketika dia mewujudkan diri. (39/5, 74/34, 79/29).
100/3 Demi yang mengobah waktu Subuh (dia bergerak dari selatan atau utara). (25/25, 33/63, 37/2, 7/187).
(mata hari tampak utuh di atas garis pagi)
*8. Dhuha*
93/1 Demi waktu Dhuhaa (Matahari naik). (7/98, 91/3, 92/2).
91/1 Demi Matahari dan dhuhanya (ketika naik). (16/16, 71/16, 53/1).
79/29 DIA sunyikan malamnya dan DIA mengeluarkan waktu duhanya. (3/25, 3/190, 17/12).
*9. Ujung Siang Pagi*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada *dua ujung (tepi) siang* dan pada permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
(sholat dhuha)
*10. Tengah Hari*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum Shalat Fajar dan ketika kamu meletakkan pakaianmu *di tengah hari*, dan sesudah Shalat Isya’. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
17/78 *Dirikanlah Shalat* waktu *Matahari condong* sampai kegelapan malam dan AlQur’an waktu fajar. Bahwa AlQur’an waktu fajar adalah dipersaksikan. (4/103, 19/55, 14/40, 11/114, 2/238, 24/36).
30/18 Dan bagi-NYA segala pujian di Samawat dan Bumi diwaktu malam dan diwaktu tengah hari. (6/1, 17/111, 27/93, 30/58, 28/70, 57/6).
(sholat dhuhur)
*11. Waktu Ashar*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada *dua ujung (tepi) siang* dan pada permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
*Syarat dan Acuan Pembagian Waktu (1 s.d 11)*
2/143 Dan seperti itulah Kami jadikan kamu *umat tengah*, agar kamu menjadi pemberi bukti atas manusia dan Rasul itu menjadi pemberi bukti atas kamu. Tidaklah kami jadikan Kiblat yang engkau ada atasnya kecuali agar Kami ketahui siapa yang mengikuti Rasul dari orang-orang yang berputar atas tumitnya. Bahwa hal itu sangat besar kecuali atas orang-orang yang Kami beri petunjuk. Allah tidak akan membiarkan imanmu, sesungguhnya Allah itu penyantun penyayang pada manusia. (16/89, 22/78, 2/144, 3/144, 17/15, 42/7, 54/15).
6/115 Telah tammat (sempurna) Kalimat Tuhanmu dengan *benar dan adil*, tidak ada perubahan bagi Kalimat-Kalimat-NYA. Dan DIA Maha Mendengar lagi Mengetahui. (5/3, 6/154, 7/145, 10/82, 18/109, 30/30, 31/27, 33/62, 48/23).
(di dalam al qur'an perubahan musim tidak menyebabkan perubahan waktu dan waktu dihitung dari katulistiwa)
*Referensi Geografi*
Waktu Mulai Sholat di Tugu Katulistiwa Pontianak posisi garis Bujur 109 derajat 19 menit 16.32 detik ketika matahari melintas di garis katulistiwa/ekuator :
Sholat Fajar : 4.30 WIB
Subuh : 5.50 WIB
Dhuha : 8.50 WIB
Dhuhur : 11.51 WIB
Ashar : 14.54 WIB
Magrib : 17.55 WIB
Isya : 19.02 WIB
Tengah Malam : 23.52 WIB
*1. Permulaan Malam*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada dua ujung (tepi) siang dan pada *permulaan malam*. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
84/16 Maka AKU tidak bersumpah dengan *syafak (senja)*. (25/62, 39/5, 79/29).
( *permulaan* malam adalah sholat magrib, setelah itu baru waktu *malam* )
*2. Waktu Isyak*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum Shalat Fajar dan ketika kamu meletakkan pakaianmu di tengah hari, dan sesudah *Shalat Isya’*. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
(tiga waktu untuk suami istri)
*3. Malam Gelap*
84/17 Demi *malam dan yang DIA gelapkan*. (17/12, 74/33, 92/1).
37/138 Dan *waktu malam*, tidakkah kamu *pikirkan* ? (11/83, 51/34, 39/9, 7/97, 7/98).
(himbauan untuk belajar/berfikir)
*4. Pertengahan Malam*(himbauan untuk belajar/berfikir)
30/18 Dan bagi-NYA segala pujian di Samawat dan Bumi *diwaktu malam* dan diwaktu tengah hari. (6/1, 17/111, 27/93, 30/58, 28/70, 57/6).
(menghargai nikmat dan memujinya)
(menghargai nikmat dan memujinya)
2/238 Jagalah atas Shalat-Shalatmu dan *Shalat tengah* dan berdirilah untuk Allah selaku orang yang tekun(patuh). (2/153, 29/45, 17/78, 11/114, 4/103, 16/120, 66/12, 73/20).
73/1 Wahai orang-orang yang berselimut. (74/1, 73/7, 78/11, 25/47, 6/60).
73/2 Dirikanlah malam kecuali sedikit (yang melakukan). (74/2, 73/20, 39/9, 17/79).
73/3 *Setengahnya atau kurangi sedikit daripadanya*. (20/130, 76/25, 76/26).
73/4 Atau tambahkanlah atasnya, dan tartilkan AlQur’an itu dengan tartil (pahami secara berkesinambungan). (12/2, 41/3, 2/121, 38/29).
*5. Malam yang Sunyi/Malam yang Panjang*
93/2 Demi *malam ketika sunyi senyap*. (91/4, 92/1).
50/40 Dan dari malam hari, *bertasbihlah* pada-NYA *dan* sesudah *sujud*. (17/110, 34/46, 24/36).
76/26 Dan dari malam hari, maka sujudlah untuk-NYA, dan tasbihlah pada *malam yang panjang*. (39/9, 73/1, 73/2, 73/3, 20/130, 73/20).
(perintah sholat sebelum tahajjud)
17/79 Dan dari waktu malam bertahajudlah (ber-meditasi) pada-NYA, sebagai tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu membangkitkan kamu pada maqom (kebesaran) yang terpuji. (3/97, 79/40, 79/41, 15/99, 73/1, 73/2, 73/3, 112/1, 112/2, 21/72).
(perintah tahajjud)
*6. Fajar*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum *Shalat Fajar* dan ketika kamu meletakkan pakaianmu di tengah hari, dan sesudah Shalat Isya’. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
17/78 *Dirikanlah Shalat* waktu Matahari condong sampai kegelapan malam dan AlQur’an *waktu fajar*. Bahwa AlQur’an waktu fajar adalah dipersaksikan. (4/103, 19/55, 14/40, 11/114, 2/238, 24/36).
(perintah sholat fajar)
*7. Subuh*
74/34 Demi Subuh ketika *berbeban (Matahari)*. (10/5, 39/5, 71/16, 78/13).
74/35 Sesungguhnya dia (Matahari itu) satu-satunya yang besar. (6/78, 74/17, 67/5, 87/12).
30/17 Maha Suci Allah di waktu petang dan di waktu subuh. (3/190, 3/191, 39/63, 57/5, 39/53, 15/49).
81/18 Dan Subuh ketika dia mewujudkan diri. (39/5, 74/34, 79/29).
100/3 Demi yang mengobah waktu Subuh (dia bergerak dari selatan atau utara). (25/25, 33/63, 37/2, 7/187).
(mata hari tampak utuh di atas garis pagi)
*8. Dhuha*
93/1 Demi waktu Dhuhaa (Matahari naik). (7/98, 91/3, 92/2).
91/1 Demi Matahari dan dhuhanya (ketika naik). (16/16, 71/16, 53/1).
79/29 DIA sunyikan malamnya dan DIA mengeluarkan waktu duhanya. (3/25, 3/190, 17/12).
*9. Ujung Siang Pagi*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada *dua ujung (tepi) siang* dan pada permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
(sholat dhuha)
*10. Tengah Hari*
24/58 Wahai orang-orang beriman, hendaklah meminta ijin padamu orang-orang yang dimiliki tata hukummu dan yang belum sampai dewasa dari kamu dalam tiga waktu. Sebelum Shalat Fajar dan ketika kamu meletakkan pakaianmu *di tengah hari*, dan sesudah Shalat Isya’. Tiga waktu yang memalukan bagi kamu. Tiada halangan atasmu dan tidak pula atas mereka sesudah itu saling mengunjungi atasmu, setengah kamu atas setengahnya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Bijaksana. (24/27, 24/29, 24/61, 24/46, 11/1, 41/3, 49/10).
17/78 *Dirikanlah Shalat* waktu *Matahari condong* sampai kegelapan malam dan AlQur’an waktu fajar. Bahwa AlQur’an waktu fajar adalah dipersaksikan. (4/103, 19/55, 14/40, 11/114, 2/238, 24/36).
30/18 Dan bagi-NYA segala pujian di Samawat dan Bumi diwaktu malam dan diwaktu tengah hari. (6/1, 17/111, 27/93, 30/58, 28/70, 57/6).
(sholat dhuhur)
*11. Waktu Ashar*
11/114 Dan *dirikanlah Shalat* pada *dua ujung (tepi) siang* dan pada permulaan malam. Sesungguhnya kebaikan itu melenyapkan kejahatan. Itulah pemikiran (peringatan) bagi yang memikirkan. (2/238, 17/78, 24/58, 4/101, 4/102, 4/103, 62/9, 2/239, 17/81, 3/138, 10/57).
*Syarat dan Acuan Pembagian Waktu (1 s.d 11)*
2/143 Dan seperti itulah Kami jadikan kamu *umat tengah*, agar kamu menjadi pemberi bukti atas manusia dan Rasul itu menjadi pemberi bukti atas kamu. Tidaklah kami jadikan Kiblat yang engkau ada atasnya kecuali agar Kami ketahui siapa yang mengikuti Rasul dari orang-orang yang berputar atas tumitnya. Bahwa hal itu sangat besar kecuali atas orang-orang yang Kami beri petunjuk. Allah tidak akan membiarkan imanmu, sesungguhnya Allah itu penyantun penyayang pada manusia. (16/89, 22/78, 2/144, 3/144, 17/15, 42/7, 54/15).
6/115 Telah tammat (sempurna) Kalimat Tuhanmu dengan *benar dan adil*, tidak ada perubahan bagi Kalimat-Kalimat-NYA. Dan DIA Maha Mendengar lagi Mengetahui. (5/3, 6/154, 7/145, 10/82, 18/109, 30/30, 31/27, 33/62, 48/23).
(di dalam al qur'an perubahan musim tidak menyebabkan perubahan waktu dan waktu dihitung dari katulistiwa)
*Referensi Geografi*
Waktu Mulai Sholat di Tugu Katulistiwa Pontianak posisi garis Bujur 109 derajat 19 menit 16.32 detik ketika matahari melintas di garis katulistiwa/ekuator :
Sholat Fajar : 4.30 WIB
Subuh : 5.50 WIB
Dhuha : 8.50 WIB
Dhuhur : 11.51 WIB
Ashar : 14.54 WIB
Magrib : 17.55 WIB
Isya : 19.02 WIB
Tengah Malam : 23.52 WIB
*Perintah Sholat berdasarkan Waktu*
4/103 Ketika kamu telah melaksanakan Shalat, maka ingatlah Allah ketika berdiri dan duduk dan waktu berbaring. Dan ketika kamu merasa aman, dirikanlah Shalat, bahwa *Shalat adalah ketetapan yang ditentukan waktunya* atas orang-orang Mukmin. (3/191,17/78, 33/21, 33/41, 62/10, 73/20, 4/142, 9/24).
*Perintah Puasa dari Fajar sampai dengan Malam*
2/187 Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istri-istrimu, mereka pakaian bagimu,dan kamu pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu mengkhianati dirimu, maka DIA memberi taubat atasmu dan memaafkan kamu, maka kini gembirakan mereka dan carilah apa yang Allah tetapkan (wajibkan) bagimu (yaitu menghamilkan istrimu). Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam dari fajar. Kemudian *sempurnakan puasa sampai malam*, dan jangan gembirakan mereka sedang kamu iktikaf di Masjid-Masjid. Itulah batas-batas hukum Allah, maka jangan mendekatinya. Seperti itulah Allah menerangkan Ayat-Ayat-NYA bagi manusia semoga mereka menginsyafi. (2/205, 2/223, 32/8, 17/31, 6/137, 6/138, 6/151).
(malam tidak sama dengan permulaan malam)
Kamis, 02 Mei 2019
Tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
2/106 Tidaklah Kami hapuskan suatu Ayat (pertanda) atau Kami lupakannya, bahkan kami datangkan yang lebih baik atau yang seumpamanya (yang sama). Tidakkah engkau ketahui bahwa Allah menentukan atas tiap sesuatu. (15/21, 22/52, 40/78, 3/138, 3/139, 10/57).
2/164 Bahwa pada penciptaan Samawat dan Bumi dan pertentangan malam dan siang dan Kapal yang bergerak di lautan yang bermanfaat bagi manusia dan apa yang Allah turunkan air dari angkasa lalu dihidupkan dengannya Bumi sesudah matinya dan dibangkitkan padanya dari setiap dabbah, dan digerakkan angin dan awan diedarkan diantara angkasa dan Bumi ada Ayat bagi kaum yang berakal. (11/7, 1/190, 3/83, 16/49, 34/3, 42/29, 64/4, 24/45, 35/9, 7/58, 8/22, 8/55).
2/211 Tanyakanlah Bani Israil, berapa banyak Kami datangkan pada mereka dari Ayat yang menerangkan. Dan siapa yang mengganti nikmat Allah sesudah apa yang sampai padanya, maka sesungguhnya Allah sangat dalam pembalasan. (2/47, 2/79, 8/38, 17/77, 44/32, 45/16, 45/17, 17/70).
(teknologi untuk berbuat kerusakan)
2/259 Atau seperti orang yang berjalan(Uzair) di negri (Palestina) yang sudah runtuh bangunannya, dia berkata: ”Betapa Allah akan menghidupkan sesudah matinya? Lalu Allah mematikannya 100 tahun musim kemudian membangkitkannya. DIA berfirman: "Berapa lama kamu disini? Dia menjawab: "Aku telah disini sehari atau setengah hari". DIA berfirman: "Bahkan engkau telah tinggal disini 100 tahun musim, maka perhatikan makananmu dan minumanmu yang belum membusuk. Dan perhatikan khimarmu agar Kami jadikan engkau suatu Ayat bagi manusia. Lihatlah tulang-tulang itu, betapa Kami menggerakkannya, kemudian Kami bungkus dia dengan daging. Maka ketika sudah terang baginya, dia berkata: "Tahulah aku bahwa Allah menentukan atas tiap sesuatu”.(2/260, 3/49, 5/110, 5/78, 9/30, 18/25, 23/112, 23/113).
3/13 Sungguh ada Ayat (konsep ilmiah) bagimu pada dua pasukan yang berhadapan (waktu perang Badar dekat Medinah). Satu pasukan berperang pada garis hukum Allah dan yang lain golongan kafir yang melihat lawannya dua kali persamaan mereka pada pandangan mata. Allah membantu dengan pertolongan-NYA siapa yang DIA kehendaki. Bahwa pada yang demikian ada ibrah (pelajaran = perbandingan) bagi yang luas pandangan. (2/249, 3/123, 3/124, 8/9,40/51, 2/186, 57/3, 58/7).
( dapat diperbandingkan pada achievement motivation training)
3/49 Dan Rasul kepada Bani Israil: ”Bahwa sungguh aku datang kepadamu dengan AYAT dari Tuhanmu, aku ciptakan untukmu dari Thiin seperti bentuk burung lalu aku tiup padanya maka dia jadi burung dengan ijin Allah. Dan aku sembuhkan yang berpenyakit kulit dan penderita lepra, serta aku hidupkan yang mati dengan ijin Allah. Dan aku kabarkan apa yang kamu makan dan yang kamu simpan di rumahmu. Bahwa pada yang demikian ada Ayat bagimu jika kamu beriman”. (5/110, 5/72, 61/6, 32/7, 32/9, 15/29, 2/269).Analisa: 1. Thiin adalah sejenis batu meteor yang meluncur, maka Bani Israil diberi pelajaran membuat pesawat ruang angkasa dengan perumpamaan burung. Menyembuhkan penyakit kulit berarti memberantas perbedaan ras, lalu menghubungkan tekhnologi ruang angkasa antar planet. Menghidupkan orang mati berarti mencerdaskan kaumnya yang dulunya mati dalam keadaan bodoh. Tentang makanan, adalah tekhnologi makanan yang modern dengan sistim kalengan dan yang disimpan di rumah berupa peralatan modern.2. Allah membuat padanan tentang Thiin dimana manusia diciptakan juga dari Thiin, agar orang meneliti tentang thiin itu berarti dia adalah sejenis batu meteor yang meluncur dengan istilah yang sama tetapi burung dilakukan oleh Isa Almasih. Menyembuhkan penyakit berarti Isa Almasih bagaikan seorang tabib masa itu agar mendapat suatu kepercayaan kaumnya. Menghidupkan orang mati, itu ilmu spiritual yang diberikan kepada Isa, bahwa kalau orang mempelajari tentang itu akan bisa menjadikan usianya lebih panjang karena ternyata bisa disambung. Tentang makanan itu menandakan juga bahwa secara spiritual Isa diberi ilmu tentang pandangan ke dimensi lain diluar pandangan mata phisik.
3/190 Sesungguhnya pada penciptaan Samawat(planet-planet) dan Bumi dan pertentangan antara malam dan siang ada Ayat bagi Ulul Albab. (3/7, 13/2, 38/29, 10/5, 36/39, 40/57, 65/12).
2/164 Bahwa pada penciptaan Samawat dan Bumi dan pertentangan malam dan siang dan Kapal yang bergerak di lautan yang bermanfaat bagi manusia dan apa yang Allah turunkan air dari angkasa lalu dihidupkan dengannya Bumi sesudah matinya dan dibangkitkan padanya dari setiap dabbah, dan digerakkan angin dan awan diedarkan diantara angkasa dan Bumi ada Ayat bagi kaum yang berakal. (11/7, 1/190, 3/83, 16/49, 34/3, 42/29, 64/4, 24/45, 35/9, 7/58, 8/22, 8/55).
2/211 Tanyakanlah Bani Israil, berapa banyak Kami datangkan pada mereka dari Ayat yang menerangkan. Dan siapa yang mengganti nikmat Allah sesudah apa yang sampai padanya, maka sesungguhnya Allah sangat dalam pembalasan. (2/47, 2/79, 8/38, 17/77, 44/32, 45/16, 45/17, 17/70).
(teknologi untuk berbuat kerusakan)
2/259 Atau seperti orang yang berjalan(Uzair) di negri (Palestina) yang sudah runtuh bangunannya, dia berkata: ”Betapa Allah akan menghidupkan sesudah matinya? Lalu Allah mematikannya 100 tahun musim kemudian membangkitkannya. DIA berfirman: "Berapa lama kamu disini? Dia menjawab: "Aku telah disini sehari atau setengah hari". DIA berfirman: "Bahkan engkau telah tinggal disini 100 tahun musim, maka perhatikan makananmu dan minumanmu yang belum membusuk. Dan perhatikan khimarmu agar Kami jadikan engkau suatu Ayat bagi manusia. Lihatlah tulang-tulang itu, betapa Kami menggerakkannya, kemudian Kami bungkus dia dengan daging. Maka ketika sudah terang baginya, dia berkata: "Tahulah aku bahwa Allah menentukan atas tiap sesuatu”.(2/260, 3/49, 5/110, 5/78, 9/30, 18/25, 23/112, 23/113).
3/13 Sungguh ada Ayat (konsep ilmiah) bagimu pada dua pasukan yang berhadapan (waktu perang Badar dekat Medinah). Satu pasukan berperang pada garis hukum Allah dan yang lain golongan kafir yang melihat lawannya dua kali persamaan mereka pada pandangan mata. Allah membantu dengan pertolongan-NYA siapa yang DIA kehendaki. Bahwa pada yang demikian ada ibrah (pelajaran = perbandingan) bagi yang luas pandangan. (2/249, 3/123, 3/124, 8/9,40/51, 2/186, 57/3, 58/7).
( dapat diperbandingkan pada achievement motivation training)
3/49 Dan Rasul kepada Bani Israil: ”Bahwa sungguh aku datang kepadamu dengan AYAT dari Tuhanmu, aku ciptakan untukmu dari Thiin seperti bentuk burung lalu aku tiup padanya maka dia jadi burung dengan ijin Allah. Dan aku sembuhkan yang berpenyakit kulit dan penderita lepra, serta aku hidupkan yang mati dengan ijin Allah. Dan aku kabarkan apa yang kamu makan dan yang kamu simpan di rumahmu. Bahwa pada yang demikian ada Ayat bagimu jika kamu beriman”. (5/110, 5/72, 61/6, 32/7, 32/9, 15/29, 2/269).Analisa: 1. Thiin adalah sejenis batu meteor yang meluncur, maka Bani Israil diberi pelajaran membuat pesawat ruang angkasa dengan perumpamaan burung. Menyembuhkan penyakit kulit berarti memberantas perbedaan ras, lalu menghubungkan tekhnologi ruang angkasa antar planet. Menghidupkan orang mati berarti mencerdaskan kaumnya yang dulunya mati dalam keadaan bodoh. Tentang makanan, adalah tekhnologi makanan yang modern dengan sistim kalengan dan yang disimpan di rumah berupa peralatan modern.2. Allah membuat padanan tentang Thiin dimana manusia diciptakan juga dari Thiin, agar orang meneliti tentang thiin itu berarti dia adalah sejenis batu meteor yang meluncur dengan istilah yang sama tetapi burung dilakukan oleh Isa Almasih. Menyembuhkan penyakit berarti Isa Almasih bagaikan seorang tabib masa itu agar mendapat suatu kepercayaan kaumnya. Menghidupkan orang mati, itu ilmu spiritual yang diberikan kepada Isa, bahwa kalau orang mempelajari tentang itu akan bisa menjadikan usianya lebih panjang karena ternyata bisa disambung. Tentang makanan itu menandakan juga bahwa secara spiritual Isa diberi ilmu tentang pandangan ke dimensi lain diluar pandangan mata phisik.
3/190 Sesungguhnya pada penciptaan Samawat(planet-planet) dan Bumi dan pertentangan antara malam dan siang ada Ayat bagi Ulul Albab. (3/7, 13/2, 38/29, 10/5, 36/39, 40/57, 65/12).
Langganan:
Postingan (Atom)